Kalkulator Perahu & Kelautan

Kumpulan kalkulator kelautan untuk pemilik perahu dan penggemar bahari

Kalkulator Perahu & Kelautan - Pendahuluan

HullMetric menghadirkan empat belas kalkulator kelautan gratis yang menjawab pertanyaan paling umum dari pemilik perahu: berapa banyak bahan bakar yang akan dihabiskan dalam perjalanan, berapa lama perjalanan laut pada kecepatan tertentu dalam knot, berapa banyak tali jangkar yang harus diulur, berapa daya mesin yang dibutuhkan oleh lambung kapal, apakah kendaraan penarik mampu menangani beban perahu dan trailer, berapa banyak orang yang dapat diangkut perahu dengan aman, berapa banyak cat dasar yang dibutuhkan lambung, dan bagaimana pitch, diameter, dan slip baling-baling diterjemahkan ke dalam kecepatan nyata. Ada juga alat untuk memperkirakan waktu penggunaan baterai saat berlabuh, formula seleksi terbalik (CSF) untuk kelayakan laut lepas, kecepatan maksimum teoritis lambung dari panjang garis air, dan kapasitas tangki bahan bakar dari dimensinya. Sebagian besar hasil ditampilkan dalam satuan imperial maupun metrik.

Cara Kerja

Setiap kalkulator menerapkan formula yang dipublikasikan dari arsitektur kelautan atau praktik maritim yang sudah mapan, bukan model kotak hitam. Kecepatan lambung displasemen menggunakan 1,34×√LWL (kaki); lambung semi-planing menggunakan koefisien 2,75. Konsumsi bahan bakar diestimasi dari konsumsi bahan bakar spesifik rem (BSFC): sekitar 0,5 lb/hp-jam untuk mesin bensin dan 0,3 untuk diesel. Panjang tali jangkar adalah (kedalaman air + pasang surut + freeboard haluan) × rasio scope, dari 5:1 di air tenang hingga 10:1 saat badai. Waktu penggunaan baterai menerapkan kedalaman pengosongan yang dapat digunakan dari setiap kimia baterai (lead-acid 50%, AGM 80%, lithium 90%) ditambah efek Peukert. Masukkan data perahu Anda dan hasilnya muncul seketika dengan konversi satuan otomatis.

Skenario Penggunaan

  • Merencanakan pelayaran pantai akhir pekan: seorang nakhoda dengan mesin tempel bensin 200 HP memperkirakan sekitar 15 GPH pada throttle 75% (0,10×200×0,75), memeriksa waktu perjalanan pada kecepatan jelajah dengan kalkulator navigasi, dan memastikan dengan kalkulator tangki bahwa kapasitasnya meninggalkan cadangan yang cukup.
  • Berlabuh semalam di kedalaman 20 kaki: dengan pasang surut 2 kaki dan freeboard haluan 4 kaki, kalkulator scope jangkar merekomendasikan mengulur (20+2+4)×7=182 kaki tali pada scope moderat 7:1, dan 260 kaki jika kondisi membutuhkan scope badai 10:1.
  • Mendiagnosis perahu yang lambat: baling-baling dengan pitch 17 inci berputar pada 4.000 RPM melalui gearbox 2,0:1 memiliki kecepatan teoritis sekitar 28 knot; jika GPS menunjukkan 24 knot, kalkulator slip melaporkan sekitar 14%, membantu membedakan slip normal dari lambung yang kotor atau baling-baling yang salah.
  • Membandingkan kapal layar untuk pelayaran samudra: kalkulator CSF meringkas lebar dan displasemen menjadi satu nilai, sementara alat kecepatan lambung menunjukkan bahwa garis air 25 kaki menghasilkan 1,34×√25=6,7 knot — keduanya berguna saat menyeleksi kandidat perahu di atas kertas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Formula apa yang digunakan kalkulator kecepatan lambung?

Menggunakan hubungan klasik untuk lambung displasemen: kecepatan lambung dalam knot = 1,34 × √(panjang garis air dalam kaki). Perahu dengan garis air 36 kaki memiliki kecepatan lambung 1,34 × 6 = 8,04 knot. Untuk lambung semi-planing, kalkulator menerapkan koefisien yang lebih tinggi 2,75 × √LWL, mencerminkan kemampuannya untuk sebagian menaiki gelombang haluan sendiri.

Apa arti CSF dalam kalkulator seleksi terbalik?

CSF adalah Formula Seleksi Terbalik: lebar dalam kaki dibagi akar pangkat tiga dari (displasemen dalam pon ÷ 64 untuk air laut, atau ÷ 62,4 untuk air tawar). Ini adalah rasio seleksi cepat, bukan analisis stabilitas lengkap. Kalkulator menandai hasil di bawah 2,0 sebagai umumnya cocok untuk laut lepas, 2,0–2,2 sebagai batas, dan di atas 2,2 sebagai lebih cocok untuk perairan terlindung.

Bagaimana slip baling-baling dihitung?

Kecepatan teoritis (knot) = (pitch inci × RPM mesin) ÷ (rasio gigi × 1215,2), dan slip adalah selisih persentase antara kecepatan itu dan kecepatan GPS sebenarnya: (teoritis − aktual) ÷ teoritis × 100. Sejumlah slip selalu ada, tetapi peningkatan mendadak dapat menunjukkan lambung kotor, kerusakan baling-baling, atau ventilasi.

Apakah kalkulator ini menggantikan plat kapasitas atau spesifikasi pabrikan?

Tidak. Ini adalah estimasi perencanaan berdasarkan formula yang dipublikasikan — misalnya penumpang maksimum ≈ (panjang × lebar) ÷ 15 untuk lambung V yang khas, atau kapasitas tangki (galon) = inci kubik ÷ 231. Plat kapasitas perahu, manual mesin, dan dokumentasi pabrikan tetap menjadi batas referensi; kalkulator paling baik digunakan untuk memverifikasi dan merencanakan di sekitar angka-angka tersebut.