Kalkulator Waktu Baterai 🔋

Hitung berapa lama bank baterai perahu Anda akan bertahan berdasarkan kapasitas, jenis baterai, dan beban listrik. Mendukung baterai lead-acid, AGM, dan litium.

Cara Menggunakan Kalkulator Waktu Baterai

Pilih jenis baterai, masukkan kapasitas (Ah), tegangan sistem, jumlah baterai yang dihubungkan paralel, dan total beban listrik dalam watt. Kalkulator memperkirakan berapa lama bank baterai Anda akan bertahan.

Kedalaman Pengosongan (DoD) bervariasi berdasarkan jenis baterai: Lead-acid dan AGM tidak boleh dikosongkan di bawah 50%, sementara litium (LiFePO4) dapat dengan aman dikosongkan hingga 80%.

Untuk penggunaan kelautan, selalu pertahankan cadangan. 'Aturan sepertiga' berlaku: gunakan 1/3 kapasitas, simpan 2/3 sebagai cadangan. Pertimbangkan panel surya atau pengisian alternator untuk perjalanan panjang.

Kalkulator Perahu & Kelautan - Pendahuluan

Perkirakan berapa lama bank rumah 12 V akan menjalankan elektronik, lampu, dan kulkas perahu Anda sebelum batas kedalaman pengosongan yang aman tercapai. Model menggunakan persamaan Peukert, sehingga dengan tepat menunjukkan bahwa bank lead-acid banjir memberikan waktu lebih singkat di bawah arus berat dibanding amp-hour pada label — dan bahwa LiFePO4 mempertahankan ratingnya hampir datar di semua beban.

Cara Kerja

Amp-hour yang dapat digunakan = total Ah × DoD% (lead-acid 50%, AGM 80%, litium 90%). Arus beban = total watt beban ÷ 12 V. Waktu (jam) = (Dapat Digunakan ÷ beban) × (Dapat Digunakan ÷ (beban × 20))^(k−1), dengan eksponen Peukert k = 1,25 untuk lead-acid, 1,15 untuk AGM/gel, 1,05 untuk LiFePO4. Bank AGM 200 Ah dengan beban 10 A menghasilkan ≈ 16 jam versus ≈ 19 jam untuk LiFePO4 dengan Ah nameplate yang sama.

Skenario Penggunaan

  • Bermalam di jangkar dengan beban rumah: Bank AGM 200 Ah (160 Ah dapat digunakan pada DoD 80%) menjalankan kulkas 60 W + lampu 25 W + instrumen 20 W (~8,75 A) bertahan sekitar 17 jam di bawah Peukert — cukup dari matahari terbenam hingga terbit tanpa turun di bawah 50% state of charge.
  • Merancang upgrade litium: Mengganti 2 × 100 Ah lead-acid (100 Ah dapat digunakan) dengan 1 × 100 Ah LiFePO4 (90 Ah dapat digunakan) pada beban 10 A memberikan ~7,4 jam pada lead-acid vs ~9,1 jam pada litium — dan bank litium masih memiliki sisa siklus setelah bertahun-tahun pengosongan harian.
  • Memverifikasi bisa menjalankan windlass: Windlass 1000 W pada 12 V menarik 83 A. Lima menit siklus menarik sekitar 7 Ah dari bank; dikombinasikan dengan beban rumah malam, Anda bisa memastikan keberangkatan pagi tidak akan meninggalkan Anda di bawah 60% state of charge tanpa mesin dinyalakan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama baterai perahu saya akan bertahan?

Waktu penggunaan bergantung pada total kapasitas baterai (Ah), kedalaman pengosongan (DoD), dan beban listrik. Formula: Waktu = (Kapasitas × Baterai × DoD%) / (Watt beban / Tegangan). Misalnya: 2× 100Ah AGM pada 12V dengan beban 120W = (200 × 50%) / (120/12) = 10 jam.

Apa itu kedalaman pengosongan (DoD) dan mengapa penting?

DoD adalah berapa banyak kapasitas baterai yang dapat Anda gunakan dengan aman. Baterai lead-acid dan AGM tidak boleh dikosongkan di bawah 50% (50% DoD) untuk menjaga umur panjang. Baterai litium (LiFePO4) dapat dengan aman dikosongkan hingga 80% DoD, memberikan kapasitas yang lebih dapat digunakan.

Haruskah saya memilih baterai litium atau AGM untuk perahu saya?

Baterai litium (LiFePO4) menawarkan 80% kapasitas yang dapat digunakan vs 50% untuk AGM, bertahan 3-5x lebih lama, beratnya 60% lebih ringan, dan mengisi lebih cepat. Namun, harganya 3-4x lebih mahal di awal dan memerlukan sistem pengisian yang kompatibel. Untuk penggunaan sering dan penghematan jangka panjang, litium lebih baik.

Bagaimana cara menghitung total beban listrik perahu saya?

Daftarkan semua perangkat listrik dan wattnya: lampu navigasi (~25W), chart plotter (~20W), radio VHF (~25W), kulkas (~50W), lampu kabin (~20W), dll. Jumlahkan semua perangkat yang berjalan secara bersamaan. Sertakan buffer 10-20% untuk kerugian efisiensi.