Kalkulator Ukuran Baling-baling 🔩
Hitung pitch ideal dan perkiraan diameter baling-baling untuk perahu Anda. Masukkan kecepatan yang diinginkan, RPM mesin, dan rasio gigi.
Cara menggunakan kalkulator ukuran baling-baling
Masukkan kecepatan jelajah yang diinginkan (knot), tenaga mesin (HP), RPM WOT mesin, rasio gigi, dan persentase slip tipikal. Kalkulator menggunakan rumus Dave Gerr untuk merekomendasikan pitch baling-baling dan memperkirakan diameter.
Slip adalah perbedaan antara kecepatan teoritis dan aktual. Lambung planing: 10–15%. Lambung displacement: 15–20%. Sesuaikan persentase slip untuk jenis lambung Anda agar hasil lebih akurat.
Selalu verifikasi pilihan baling-baling dengan mekanik kelautan bersertifikat. Setelah pemasangan, konfirmasikan bahwa RPM WOT mesin berada dalam kisaran yang direkomendasikan pabrikan.
Kalkulator Perahu & Kelautan - Introduction
Masukkan kecepatan target perahu dalam knots, RPM mesin, rasio gigi, dan perkiraan persentase slip untuk mendapatkan rekomendasi pitch baling-baling dan perkiraan diameter. Slip tipikal adalah 10–15% untuk lambung planing dan 15–20% untuk lambung displasemen — sesuaikan jika Anda mengetahui kecepatan GPS aktual versus teoretis.
Cara Kerja
Pitch (in) = (knots × 101,27 × 12) / (RPM poros × (1 − slip/100)), di mana RPM poros = RPM mesin / rasio gigi. Diameter diperkirakan dari rumus Dave Gerr: diameter (in) = 632,7 × HP^0,2 / RPM^0,6. Contoh: target 30 knots, mesin 4500 RPM, rasio gigi 1,84:1, slip 13% → RPM poros = 2446, pitch = (30 × 101,27 × 12) / (2446 × 0,87) ≈ 17,1 inci.
Skenario Penggunaan
- Ganti baling-baling setelah swap mesin: Center console 24 ft mendapat outboard baru 200 HP menggantikan unit 150 HP. Pemilik memasukkan RPM WOT baru (5800), rasio gigi (2,08:1), dan target kecepatan (42 knots) untuk mengkonfirmasi baling-baling pitch 17 yang ada kurang tinggi dan pitch 19 inci akan lebih memanfaatkan pita daya.
- Mengoptimalkan cruiser displasemen untuk efisiensi: Trawler 36 ft menjalankan diesel 120 HP pada 2400 RPM melalui reduksi gigi 2:1 menargetkan 8 knots dengan slip 18%. Kalkulator mengembalikan pitch sekitar 19 inci dan diameter 18 inci — angka untuk didiskusikan dengan bengkel prop sebelum penggerindaan khusus.
- Mendiagnosis mengapa mesin tidak mencapai WOT: Mesin perahu 25 ft memuncak pada 4200 RPM alih-alih 5000 yang dirating. Pemilik memasukkan pitch saat ini (21 in), rasio gigi (1,84:1), dan kecepatan target, mengkonfirmasi baling-baling terlalu tinggi pitchnya sekitar 3 inci dan mesin sedang terbebani — penggantian baling-baling, bukan tune-up.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara menghitung pitch baling-baling?
Pitch (inci) = (Kecepatan_fpm × 12) / (RPM_poros × (1 − slip)). Kecepatan_fpm = knot × 101,27; RPM_poros = RPM_mesin / rasio gigi. Slip tipikal untuk lambung planing: 10–15%.
Pitch berapa yang dibutuhkan untuk perahu 25 knot?
Pada 4000 RPM, rasio 1,5:1, slip 15%: RPM_poros=2667, Kecepatan_fpm=2532, Pitch=(2532×12)/(2667×0,85)≈13,4 inci. Selalu verifikasi dengan spesialis propeler maritim.
Bagaimana cara memperkirakan diameter baling-baling?
Rumus Gerr: Diameter (inci) = 632 / √(RPM_poros). Ini titik awal untuk lambung perpindahan sedang hingga planing. Diameter aktual tergantung desain lambung dan karakteristik torsi mesin.
Apa perbedaan antara pitch dan diameter baling-baling?
Pitch adalah jarak teoritis yang ditempuh baling-baling per putaran (seperti ulir sekrup). Diameter adalah lebar total lingkaran bilah. Pitch lebih besar berarti kecepatan lebih tinggi di RPM yang sama. Diameter lebih besar berarti daya dorong lebih besar di RPM rendah.